Home » , , , , » Brigata Curva Sud, Antusiasme, Fanatisme dan Dedikasi Untuk Sleman

Brigata Curva Sud, Antusiasme, Fanatisme dan Dedikasi Untuk Sleman



Brigata Curva Sud, begitulah masyarakat sleman khususnya menyebut kelompok ini. Muncul sebagai pemain ke 12 PSS Sleman di atas tribun selatan Stadion Internasional Maguwoharjo, hadir pada setiap pertandingan home maupun away atau yang lebih sering disebut awaydays, seperti tidak lelah mendukung PSS berlaga seakan menunjukan dedikasinya untuk Sleman.

Koreografi, mungkin ini yang menjadi ciri khusus dari mereka. Yang seakan tidak pernah kehabisan akal untuk memberikan chants terbaik mereka demi meruntuhkan mental lawan mereka didalam stadion. Sebuah antusiasme yang menakjubkan terjadi saat pertandingan dimulai, kertas kertas diatur dengan sedemikian rupa sesuai koreo yang akan dibuat. Bahkan beberapa waktu lalu BCS singkatan mereka masuk dalam Ultras Tifo.

Ultras Tifo sendiri merupakan pengamat seluruh supporter dari penjuru dunia, mereka menilai dari antusias, gerakan, lagu dan koreo yang dibuat. Brigata Curva Sud masuk dalam daftar 25 supporter terbaik didunia versi Ultras Tifo.

Inilah kata mereka tentang PSS yang dikutip dari Ultrastifo.net

“Not many people know about scene i Indonesia, but local supporters in last few years there are doing very good job. Good example is Brigate Curva Sud (PSS Sleman) with this match. The start with throwing streamers followe by a huge pyro show around the whol stadium. Later very advanced card display (see video in article) and before final whistle they have one more big pyro show!”.

Jika kebanyakan supporter dinilai negatif oleh masyarakat, tidaklah sedemikian di Sleman. Mereka berbondong bondong datang untuk ke stadion mengajak sanak saudara, karena mereka tidak hanya menyaksikan PSS berlaga, tapi menyaksikan BCS menampilakan chants kreatifnya.

>>>Baca juga puisi Galih<<<

Walaupun PSS tidak berlaga dikasta tertinggi persepakbolaan Indonesia tapi mereka tetap setia membentangkan tangannya dan melantangkan suaranya 90 menit yang diawali dan diakhiri lagu "Sampai Kau bisa".

Mungkin ini yang tidak dimiliki supporter lokal lainnya, mars BCS ini selalu terdengar lantang hingga keluar Stadion Maguwoharjo. Pernah tersudutkan dengan sepakbola gajah, tidak membuat para BCS luntur, tetapi mereka menunjukan bahwa mereka dan PSS bisa lebih dari sekedar celotehan celotehan diluar sana.

Sepakbola bukan hanya tentang permainan,
Tetapi atas dedikasi dan kecintaan,
Sleman akan terus berkobar,
Hingga seluruh tribun Maguwoharjo bergetar,
Ini bukan tentang kalah atau menang,
Tapi bagaimana bernyanyi tanpa lelah dan lantang.


-Sleman, 4/2/2017

Mybllshtprspctv®

0 komentar:

Post a Comment

close
Banner iklan disini