Home » , , , » Secercah Harapan dari Tanah Banguntapan Dua

Secercah Harapan dari Tanah Banguntapan Dua



Kita tidak selalu bisa membangun masa depan bagi generasi muda, tapi kita bisa membangun generasi muda untuk masa depan. -Franklin D Roosevelt.

Dua tahun lalu lebih sedikit. Di suatu ruang yang sama, setengah display setengah gudang, pengap dan sekelebat aroma kencing tikus, namun kini sudah berAC dan lantainya berkarpet. Bertumpuk buku-buku bertabur debu. Terantuk kakiku, mungkin lebih tepatnya terinjak, sebuah buku lusuh bertuliskan "tahun 2015".

Aku kembali ke tempat itu bersama teman-teman yang rindu akan perubahan. Maka kita saksikan dalam kaca benggala sejarah nyaris seluruh tokoh kunci pergerakan yang sidik jarinya menempel dalam traktat perjanjian dan penyatuan misi visi pembentukan panitia adalah tokoh-tokoh yang enggan adik-adiknya bernasib sama seperti mereka.

Inilah Banguntapan Dua dengan berbagai skema yang akhirnya kami kembali jua. Lalu kami melihat BADU (Banguntapan Dua) adalah panggung kata-kata dan sekaligus sejarah yang indah. BADU adalah eksperimen bagaimana kebhinnekaan dihidupkan dari sebuah pencarian melalui gesekan adiwiyata dan pengetahuan.

Sosialisasi Jurusan BADU 2017

Ada yang berbeda di hari Sabtu tanggal 11 Februari kemarin. Jika anda lewat sekitaran Lapangan Glondong, maka aromanya sedikit berbeda. Agak-agak berbau perjuangan yang begitu membara. Semua bermuara di meeting room yang sedang dibakar oleh 5 alumni hebat yang sedang memecut semangat adik-adiknya.

Menyikapi situasi terkini yang menekan dan meresahkan, kami selaku alumni memberikan sebuah ruang diskusi yang terkesan seadanya untuk adik-adik BADU yang akan berjibaku mencari perguruan tinggi.

Menginsyafi sejarah panjang kita bersekolah dalam kemajemukan berpikir dan pengalaman kami sebagai 'generasi gagal' dalam sabuk nuansa yang berbeda, sudah semestinya kami bisa belajar tentang arti pengalaman berharga dan kami transferkan kepada adik-adik kami.

Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan. -Tan Malaka

Kami telah melewati nyaris seluruh eksperimen dan percobaan; dari perdebatan dalam ruang dan wadah suatu ikatan, perserikatan yang mewadahi semua kegiatan dan literasi pers akan kami canangkan, walau kali ini hanya berupa sosialisasi jurusan, kami tetap berupaya mewujudkan semua.

Sayap Mereka Siap Mengepak

Antusiasme BADU 2017

Pendidikan bukanlah sesuatu yang diperoleh seseorang, tapi pendidikan adalah sebuah proses seumur hidup. -Gloria Steinem, tokoh feminis, jurnalis dan aktivis politik.

Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang terus berkembang dan ingin belajar. Mulai dari bayi, mereka terus belajar bagaimana cara berjalan lalu mereka melanjutkan ke tahap dan jenjang yang lebih tinggi dalam taraf hidup mereka. Terlebih lagi bahwa otak manusia diciptakan oleh Tuhan dalam bentuk yang dinamis, semakin diasah semakin tajam.
Sudah sejak raga dikandung badan, ketika manusia mengalami rentetan proses belajar. Sudah jauh sebelum mengenal ruang-ruang kelas, manusia telah belajar, baik sebagai bentuk penyesuaian terhadap lingkungannya maupun proses imitasi juga identifikasi terhadap nilai dan norma kepada dirinya.

Tak terkecuali adik-adik kami. Mereka adalah generasi antusias Banguntapan Dua. Kami dapat berargumen demikian karena tingginya rasa keinginan mereka dalam memperoleh informasi sedetail apa pun itu. Mereka menggali celah-celah yang belum tergali.

Mereka sadar bahwa pendidikan adalah yang utama

Harapan kami, mereka bisa memegang 3 filosofi yang dirumuskan Ki Hajar Dewantara: hamemayu hayuning sariro, yang berarti pendidikan berguna bagi yang bersangkutan, keluarganya, sesamanya, dan lingkungannya. Hamemayu hayuning bongso, yang berarti pendidikan berguna bagi bangsa, negara dan tanah airnya. Hamemayu hayuning bawono, yang berarti pendidikan berguna bagi masyarakat yang lebih luas lagi yaitu dunia atau masyarakat global.

Raut wajah yang sungguh berbeda dengan tahun kami kala itu. Menyeka sebuah wajah dan keringat, adalah arti sebuah perjuangan yang hebat dari mereka. Semangat yang membara pun menunjukan bahwa antusias mereka sungguh besar dan ingin terus berkembang.

Semoga apa yang kami beri menjadi sebuah arti tersendiri bagi adik-adik kami. Teruslah melangkah bahwa dunia ini adalah sesuatu yang tak berujung. Bangkitlah dan terus asah sayap-sayap kecilmu agar kelak mengembang dengan sempurna dan siap untuk menghadapi semua.

Beberapa Momen yang Dapat diabadikan













Sampai jumpa di 2018

Mybllshtprspctv®

0 komentar:

Post a Comment